Kepribadian dan Perawatan untuk Penyakit Kepribadian Ganda

Kepribadian dan Perawatan untuk Penyakit Kepribadian Ganda – Berbagai macam gangguan kesehatan mental yang sebaiknya tidak boleh diabaikan, salah satunya kepribadian ganda. Kondisi yang dikenal juga sebagai Dissociative Identity Disorder┬áini menyebabkan pengidapnya merasakan pengalaman lebih dari satu identitas dalam dirinya.

Apabila tidak diatasi dengan baik, kepribadian ganda bisa menyebabkan pengidapnya mengalami kondisi yang lebih parah, seperti depresi hingga mengalami masalah sosial dengan keluarga dan lingkungan. Untuk itu, ketahui berbagai ciri-ciri yang menjadi tanda dari kepribadian ganda agar kondisi ini bisa segera diatasi dengan baik berikut ini!

Kepribadian dan Perawatan untuk Penyakit Kepribadian Ganda

Kenali Ciri-Ciri Kepribadian Ganda

Kepribadian ganda ialah salah satu gangguan kesehatan mental yang tidak boleh diabaikan. Biasanya, pengidapnya akan merasa mempunyai lebih dari satu identitas atau kepribadian. Setiap kepribadian akan memiliki karakter yang berbeda-beda. Mulai dari nama, jenis kelamin, hingga riwayat kesehatannya. Seperti misalnya, karakter utama tidak mempunyai mata yang sehat sehingga tidak memerlukan kacamata, sedangkan, karakter lainnya memerlukan kacamata agar penglihatannya dirasa menjadi lebih baik.

Jika tidak diatasi, kondisi ini berisiko meningkatkan berbagai komplikasi kesehatan mental pada pengidapnya. Seperti misalnya depresi, kebiasaan menyakiti diri sendiri, keinginan bunuh diri, gangguan tidur, gangguan makan, hingga gangguan hubungan dengan lingkungan sosial. Agar penyakit ini tidak menyebabkan komplikasi, kamu perlu mengetahui berbagai ciri-ciri kondisi ini agar bisa segera ditangani dengan baik. Biasanya, pengidapnya menggunakan identitas yang asli sebagai karakter utama.

Baca Juga: Gejala dan Gangguan Tidur yang Sering di Alami Seseorang

Perawatan Kepribadian Ganda

Jika kamu atau orang terdekatmu didiagnosis mengalami kondisi ini, ada berbagai perawatan yang bisa kamu jalankan. Penggunaan obat-obatan digunakan untuk meredakan dan menurunkan gejala yang dialami.

Selain itu, berbagai jenis terapi bisa dijalankan untuk beberapa tujuan, seperti:

  • Mengidentifikasi dan mengatasi pengalaman trauma yang dirasakan.
  • Kemampuan untuk mengontrol perubahan perilaku.
  • Menggabungkan beberapa identitas menjadi satu karakter yang kuat.

Sayangnya, kondisi ini tidak dapat dicegah. Namun, mengetahui kondisi ini lebih dini membuat perawatan dan pengobatan yang perlu dilakukan akan menjadi lebih mudah. Terapi dan pengobatan dapat berjalan lancar ketika pengidapnya mendapatkan dukungan dari keluarga maupun kerabat dekat. Selain itu, pastikan suasana atau hal-hal yang memicu kondisi ini dapat dihindari untuk mencegah kondisi menjadi lebih buruk.